Peristiwa misterius yang dialami Kasrin, warga Rembang ini
sungguh misterius. Sulit diterima akal. Tapi semua bisa terjadi jika Allah
sudah menghendaki. Sungguh tidak masuk akal, jikalau berhaji hanya bermodal 2
juta rupiah. Untuk ongkos transport saja tidak cukup. Namun itulah yang
dilakukan Kasrin (60) yang naik haji secara misterius itu.
Warga Dukuh Gembul, Desa Sumberejo, Kecamatan Pamotan,
Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, ini mengaku pergi haji dengan bekal Rp 2 juta.
Kasrin yang berprofesi sebagai tukang becak dan biasa
mangkal di Masjid Jami Lasem itu mengatakan perjalanannya tidak lepas dari
sosok gaib bernama Indi. Sosok itu yang menawari Kasrin berangkat haji tanpa
harus mendaftar atau mengurus dokumen.
![]() |
| Kasrin di rumahnya |
Bu Indi merupakan langganan becak Kasrin sejak kecil.
Menurut Kasrin kini Indi usianya sudah 21 tahun. Ayah empat anak itu
menjelaskan kalau tidak ada yang bisa melihat Indi selain dirinya.
"Sebelum berangkat, saya diingatkan Bu Indi agar tidak
bicara selama 44 hari itu, selama haji," kata Kasrin dikutip dari
detikcom, Rabu (6/10/2016).
Syarat itu dilakukannya dan selama itu pula Kasrin merasa
tidak ada yang menyadari keberadaannya meski banyak orang termasuk Jamaah haji
lainnya. Sejak berangkat dan sampai pulang, Kasrin mengaku tidak berkomunikasi
dengan orang lain kecuali kepada sosok Indi.
"Ya saya lihat orang-orang, tapi mereka tidak melihat
saya," jelasnya.
Syarat itu dipenuhi Kasrin, termasuk ketika masuk bandara
dan pesawat. Menurut Kasrin ia sama sekali tidak diperiksa sampai akhirnya
duduk di kursi pesawat. Namun lagi-lagi menurutnya tidak ada yang menyadari
keberadaannya.
"Ya masuk (pesawat), masuk saja. Tidak diperiksa.
Pokoknya saya nginthil (mengikuti) Bu Indi," ujarnya.
Kasrin mengaku mengikuti perjalanan haji bersama rombongan
dari Rembang tapi dia sama sekali tidak menyapa karena dilarang. Selama proses
menunaikan ibadah Haji, Kasrin terus bersama sosok Indi hingga pulang ke tanah
air.
"Ya selama 44 hari saya nginthil (mengikuti) Bu Indi
kayak cempe (anak kambing). Termasuk saat tawaf, salat, semuanya. Menginapnya
di hotel 2 lantai," tandas Kasrin.
Semua kebutuhan Kasrin di Makkah dipenuhi oleh Indi termasuk
pakaian-pakaian. Bahkan ia mengaku berkurban 2 unta, satu untuk dirinya satu untuk
Indi.
"Bu Indi beli pakai uang saya yang Rp 2 juta, padahal
unta di sana sekitar Rp 17 juta seekor. Dua unta itu satu untuk kerabat sini
satu kerabat sana (Indi)," akunya.
Setelah 44 hari, dengan cara yang sama, Kasrin pulang ke
Indonesia dan dijemput keluarganya sekira pukul 09.00 WIB hari Selasa (4/10) di
Masjid Jami Lasem. Saat pulang ia hanya membawa satu jeriken air zam-zam. Tamu
berdatangan ke rumah hingga saat ini.

0 Response to "Pengalaman GHAIB ! Modal 2 Juta, Kasrin Naik Haji 44 Hari Tanpa Daftar Tanpa Terlihat"
Posting Komentar